ALASAN KENAPA GROUND WATER TANK HARUS DIBERSIHKAN SECARA BERKALA.

1. Apa itu Ground Water Tank ?

Ground Water Tank (GWT) merupakan bak penampungan air yang berada di bawah tanah (Underground) ataupun di lantai dasar (above ground) dari sebuah gedung. Sumber air dari PAM ataupun air tanah akan disimpan di GWT sebelum dialirkan menuju Roof Tank, dan biasanya Volume GWT harus lebih besar dari volume Roof Tank. GWT ini pada umumnya terdiri dari beberapa macam material, yaitu berupa Bak Beton bertulang dan juga berupa bak yang terbuat dari panel Fiberglass.

2. Fungsi dari Ground Water Tank

Ground Water Tank memiliki beberapa fungsi al:

a. Penyimpanan pasokan air untuk kebutuhan sehari hari dari sebuah gedung ataupun Industri, sehingga dengan adanya GWT tersebut, pasokan air akan tetap stabil.

b. Sebagai pasokan air untuk sistem hydrant (sistem pemadam kebakaran pada gedung) dalam keadaan darurat. Setiap gedung wajib memiliki tangki hydrant sebagai salah satu persyaratan sistem K3 dalam sebuah gedung, dan tangki hydrant harus selalu dalam keadaan terisi penuh.

c. Ground Water Tank juga berfungsi untuk menjaga kualitas air selama penyimpanan, karena pada umumnya GWT tertutup rapat dan jauh dari kontaminasi, sehingga cadangan air di dalam GWT bisa tetap terjaga kualitasnya.

3. Pentingnya Pembersihan GWT secara Berkala.

GWT adalah cadangan air yang sangat vital dalam sebuah gedung, sehingga kualitas air nya harus tetap terjaga. GWT yang tidak pernah dibersihkan akan terlihat dari kotornya bagian dalam GWT, biasanya akan terlihat hitam akibat endapan lumpur yang telah menutupi dasar GWT dan juga menempel pada dinding GWT. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembersihan secara berkala sesuai dengan sumber airnya. Untuk GWT dengan sumber air PAM perlu dilakukan pembersihan minimal 1 kali dalam 1 tahun. Sementara GWT dengan sumber air tanah ataupun air hujan, perlu dilakukan pembersihan minimal 1 kali dalam 6 bulan.

4. Tahapan Pembersihan Ground Water Tank

 

 

 

 

 

 

a. Memastikan GWT aman sebelum dibersihkan.
Tahapan Prosedur Safety yang harus dilakukan sebelum memasuki ruangan GWT:

  • Menempatkan Blower di manhole untuk membantu sirkulasi udara di dalam GWT
  • Menempatkan lampu penerangan tambahan di dalam GWT, agar pekerja bisa melihat jelas ketika bekerja di dalam GWT
  • Memeriksa kandungan gas (O2, CO, H2s) menggunakan gas detector sebelum pekerja memasuki ruangan GWT.
  • Menggunakan Masker Respirator untuk mencegah uap beracun terhirup oleh pekerja.

b. Menguras air dari dalam GWT menggunakan Pompa.

  • Pompa air menggunakan Pompa Transfer menuju ke roof tank
  • Untuk mempercepat pengurasan air, tempatkan pompa tambahan berupa pompa celup ataupun pompa alkon dan air dibuang langsung menuju drainase.
  • Sisa air yang tidak bisa dipompa, divacum menggunakan vacum cleaner.

c. Membersihkan endapan lumpur pada lantai dan dinding GWT

GWT Cleeaning 

 

 

  • Lakukan pembersihan endapan lumpur pada dinding dan lantai GWT dengan cara disemprot menggunakan water jet.
  • Sisa kerak membandel yang tidak bersih ketika disemprot dibersihkan menggunakan cairan pembersih, yaitu dikuas pada dinding dan lantai hingga bersih.
  • Bilas sisa pembersihan dengan cara disemprot sampai bersih
  • Vacum sisa bilasan menggunakan vacum cleaner sampai kering.

d. Lakukan pengisian air kembali

  • Pastikan semua pekerja dan alat telah dikeluarkan dari dalam GWT
  • Setelah GWT selesai dibersihkan, pengisian air bisa dilakukan kembali.

      

Apabila anda butuh membersihkan GWT ataupun roof tank, silahkan hubungi kami
PT. Romora Arta Pratama di 082166557486 atau kunjungi di www.romoracleaning.com

adminromora
adminromora
Articles: 17

5 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *