Solusi Tuntas Mengatasi Bocor di Dak Keramik Tanpa Harus Bongkar Total

Dak rumah atau gedung yang sudah dilapisi keramik sering kali mengalami kebocoran seiring berjalannya waktu. Biasanya, air merembes melalui celah nat atau pori-pori keramik yang sudah mulai longgar.

Banyak orang mengira mengatasi dak keramik bocor harus membongkar seluruh keramiknya. Padahal, ada metode waterproofing tanpa bongkar yang sangat efektif menggunakan material berkualitas tinggi dari Sika.

Berikut adalah panduan lengkap dan tahapan pengerjaan waterproofing dak keramik yang bisa Anda jadikan acuan profesional.

Daftar Material yang Digunakan

  1. Sikadur 20 Crack Seal:
    Epoxy resin injeksi untuk mengisi dan menutup retakan/celah nat secara maksimal.
  2. SikaTop 107 Plus:

    Lapisan primer berbasis semen polimer termodifikasi sebagai proteksi awal sekaligus perekat yang sangat kuat pada permukaan keramik.
  3. Sikalastic Deckseal 590:

    Cat waterproofing cair berbahan dasar poliuretan-akrilik yang elastis dan tahan genangan air untuk lapisan utama dan top coat.
  4. Fiberglass Mat (Serat Kaca):

    Lembaran penguat (reinforcement) untuk menambah kekuatan tarik dan ketahanan lapisan kedap air terhadap pergerakan struktur dak.

Tahapan Pengerjaan Waterproofing Dak Keramik

Tahap 1: Perbaikan Nat dan Celah Keramik

Sebelum melapisi permukaan secara keseluruhan, fokus utama adalah menutup jalur masuk utama air melalui nat keramik:

  • Kupas Nat:

    Kupas seluruh isi nat keramik hingga kedalaman mencapai lapisan beton di bawahnya menggunakan mesin gerinda kecil atau alat pelepas nat.
  • Pembersihan Celah: Bersihkan sisa debu, kotoran, dan serpihan dari dalam celah keramik menggunakan vacuum cleaner atau kuas secara merata.
  • Injeksi Epoxy:

    Suntikkan atau tuangkan Sikadur 20 Crack Seal ke dalam celah keramik yang telah dibersihkan hingga terisi penuh, lalu biarkan mengering sempurna.

Tahap 2: Aplikasi Sistem Waterproofing Menyeluruh

Setelah semua celah dan nat terkunci rapat, lanjutkan ke tahap pelapisan keseluruhan permukaan dak:

  • Kasari Permukaan Keramik:

    Gerinda seluruh permukaan keramik secara merata untuk menghilangkan lapisan glasir (enamel) yang licin dan membuat permukaannya menjadi kasar agar daya rekat bahan waterproofing maksimal.
  • Aplikasi Primer (SikaTop 107 Plus):

    Kuaskan SikaTop 107 Plus sebagai lapisan primer. Lapisan ini berfungsi ganda sebagai proteksi pertama sekaligus bahan perekat (bonding agent) antara keramik dan lapisan waterproofing berikutnya.
  • Pemasangan Fiberglass Mat & Lapisan Pertama Sikalastic Deckseal 590:

    Setelah primer kering, aplikasikan Sikalastic Deckseal 590 sebagai lapisan dasar secara merata. Saat masih basah, langsung pasang lembaran Fiberglass Mat di atasnya, lalu lapis kembali dengan Sikalastic Deckseal 590 di atas serat kaca secara bersamaan agar serat tertanam sempurna tanpa ada rongga udara.
  • Aplikasi Top Coat: Setelah lapisan sebelumnya kering, lanjutkan dengan pengaplikasian lapisan akhir (top coat) menggunakan Sikalastic Deckseal 590 hingga pori-pori dari glass mat tertutup rapat dan permukaannya halus merata.
  • Test Rendam: Lakukan uji genangan air (water ponding test) selama 2×24 jam untuk memastikan apakah seluruh lapisan sudah benar-benar kedap dan melindungi dak dari kebocoran.

💡 Tips Penting: Jangan Lewatkan Waterproofing ke Dinding!

Saat merencanakan aplikasi waterproofing dak, pastikan Anda melanjutkan pelapisan ke dinding parapet (tembok keliling dak) minimal setinggi 10 cm dari permukaan lantai dak.

Titik pertemuan antara lantai dak dan dinding (sudut siku) adalah area paling rawan terjadinya rembesan air akibat tampias hujan. Dengan menarik lapisan waterproofing naik ke dinding, sambungan ini akan terlindungi secara optimal dari risiko bocor samping.

Apabila anda membutuhkan jasa waterproofing, silahkan menghubungi kami PT Romora Arta Pratama melalui website www.romoracleaning.com atau melalui WA di 08216655784

adminromora
adminromora
Articles: 20

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *